Kamis, 16 Juli 2020

Tips Membeli Barang Online di Instagram

Walau aku jualan di IG, jujur aku gak pernah beli barang online via IG kecuali dia punya akun marketplace juga. Hehe.. Teteplah harus curiga sama akun jualan yang follower banyak, tapi gak ada testimoni. Follower bisa beli soalnya.
Ada trik yang harus kita lakukan supaya terhindar dari toko online yang gak amanah, khususnya di Instagram. Berikut saya SS langkahnya, terhadap akun yang menurut saya mencurigakan. Apalagi pas ditanya dia gak punya akun di Market Place.
Jadi memang banyaknya follower gak menjamin akunnya amanah. Cek dulu, ada atau gak testimoni. Pun testimoni bisa dibikin2. Tanyakan apakah dia punya akun di Marketplace. Kalau gak punya, coba cari tau akunnya dari gambar yang aku SS di bawah.
Jadi belanja online tetep aman ya bun. Khususnya akun jualan yang baru nemu. Akan lebih aman sih transaksi online sama yang kita kenal personal brandingnya bagus. Uhuk, tau lah ya siapa salah satunya. Hihi..
Fyi, akun akun kayak gini juga bikin iklan berbayar di IG, tapi kolom komentar dinonaktifkan. Mungkin supaya meyakinkan. Dan intens beli followers juga. Soalnya baru cek jam 7 semalam, followernya 43k, Selang sejam uda 44k. Uhui. Tetap waspada ya bun.
Nah sedikit tambahan, pastikan akun tersebut gak mematikan kolom komentar. Kalau kolom koment dimatikan, sudah pasti ada sesuatu yang salah. Kemudian, biasanya akun yang memang benar-benar amanah untuk berdagang mencantumkan IG ownernya seperti contoh ini 
https://www.instagram.com/pondokhijab_vanka/
Yang terakhir, gak semua yg jual terlalu murah adalah penipu. Tapi mungkin harga sesuai juga dengan kualitasnya. Be a smart buyer ya bun.
Semoga bermanfaat








Tambahkan teks


Kamis, 30 April 2020

BAKTERI PENDAUR ULANG SAMPAH PLASTIK



Pada tahun 1862 dalam sebuah eksibisi intenasional di london inggris, seorang pria bernama Alexander Parkes memperkenalkan parkesine, semacam plastik yang terbuat dari selulosa, dia meng claim jika temuanya ini mirip karet yg elastis dan dapat di buat transparan serta bisa di terapkan dalam berbagai bentuk, namun sayangnya karyanya ini terkendala oleh bahan baku yg sangat mahal waktu itu.
Berselang 45 tahun setelah itu seorang ahli kimia dari New York, Leo Baekeland mengembangkan resin cair yang diberi nama Bakelite. Material baru ini tidak terbakar, tidak meleleh dan tidak mencair di dalam larutan asam cuka. Dengan demikian, sekali bahan ini terbentuk, tidak akan bisa berubah. Bakelite ini bisa ditambahkan ke berbagai material lainnya seperti kayu lunak, bakelite ini adalah bahan sintetis pertama yg berhasil di temukan umat manusia.

Sejak saat itu perkembangan plastik makin menggila, seperti Ralph Wiley contohnya, seorang yg bekerja di lab di perusahaan kimia Dow, secara tidak sengaja menemukan plastik jenis lain yaitu Polyvinylidene Chloride atau populer dengan sebutan Saran. Saran pertama kali digunakan untuk peralatan militer, namun belakangan diketahui bahwa bahan ini cocok digunakan sebagai pembungkus makanan.
Di tahun yg sama yaitu sekitar tahun 1933 dua orang ahli kimia organik bernama E.W. Fawcett dan R.O. Gibson yang bekerja di Imperial Chemical Industries Research Laboratory menemukan Polyethylene. Penemuan mereka berdua saat itu memberikan dampak yg sangat besar pada dunia karna bahan yg mereka temukan sangat ringan dan tipis hingga mudah untuk di gunakan, awalnya penemuan mereka di gunakan dalam keperluan militer pada perang dunia ke dua, tapi setelah perang berakhir bahan polyethylene digunakan untuk membuat botol minuman, jerigen, tas belanja atau tas kresek, dan kontainer untuk menyimpan makanan.

Karna sangat praktis, hampir semua produk makanan dan minuman menggunakan plastik sebagai pembungkusnya, awalnya plastik sangat membantu memudahkan hidup manusia, hingga suatu hari mereka sadar jika sampah plastik tidak seperti sampah organik yg mudah hancur dan terurai, sampah plastik perlu waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk bisa terurai, berbagai masalah tercipta dari sampah plastik, mulai dari microplastik di lautan, hingga sampah plastik yg menggunung di bantar gebang contohnya, berhektar hektar sampah plastik menggunung dan terus bertambah, lalu pertanyaanya, akankah bumi kita tertutup oleh sampah plastik.
Pertanyaan ini mungkin terjawab dengan sebuah ketidaksengajaan, pada 2018, sekelompok ilmuwan pernah menemukan enzim pendaur ulang botol plastik secara tidak sengaja, Salah satu ilmuwannya adalah direktur dari Centre for Enzyme Innovation di University of Portsmouth, Prof John McGeehan.

Berpijak pada penemuan ini, sekelompok ilmuan dari sebuah perusahaan bernama carbios yg bermarkas di prancis berhasil menemukan enzim bakteri yang mampu mendaurulang sampah botol plastik hanya dalam waktu beberapa jam saja.
Enzim daur ulang tersebut pada awalnya ditemukan pada kompos berbahan dasar daun. Penelitian ini telah dimuat dalam jurnal Nature.
“Bahan-bahan ini (kompos) dilupakan begitu saja, padahal merupakan yang terbaik,” tutur Prof Alain Marty dari Universite de Toulouse, Perancis, yang merupakan Kepala Ilmuwan di Carbios.
Mengutip The Guardian, Kamis (9/4/2020), enzim tersebut kemudian diperbarui oleh para ilmuwan agar bisa mendaur ulang plastik sehingga bisa menciptakan plastik baru.

Carbios menyebutkan bahwa pihaknya ingin mencapai daur ulang skala industrial dalam waktu lima tahun. Perihal daur ulang plastik ini, Carbios telah bekerja sama dengan beberapa perusahaan besar seperti Pepsi dan L’Oreal.
Hal yang dilakukan di Carbios adalah para ilmuwan menganalisis enzim tersebut dan melakukan mutasi. Mereka kemudian meningkatkan kemampuan enzim untuk mendaur ulang PET, bahan dasar botol plastik.
Para ilmuwan juga menjadikan enzim tersebut bersuhu stabil pada 72 derajat Celcius, mendekati suhu yang pas untuk daur ulang.
Dengan enzim mutasi baru ini, para ilmuwan berhasil mendaur ulang 90 persen botol plastik dalam waktu 10 jam saja. Kemudian, mereka menggunakan hasil daur ulang ini untuk membuat botol plastik yang food-grade.
Carbios bekerja sama dengan perusahaan bioteknologi Novozymes untuk memproduksi enzim ini dalam jumlah besar. Sebelum didaur ulang, plastik harus terlebih dahulu disimpan dan dipanaskan.
Dengan hasil dari penemuan ini, kita bisa sedik bernafas lega, paling tidak di masa depan nanti anak dan cucu kita tidak akan pernah tau dan melihat gunungan sampah plastik yang terus di tumpuk bahkan di jadikan tempat bermain dan menggembala ternak.

Kopi Termahal Di Dunia Berasal Dari Indonesia




Biji kopi luwak asli harganya di pasaran internasional bisa mencapai US$ 700 per kilogram, kira-kira 10 jutaan per kg, dan dianggap sebagai the most expensive beverage in the world.
Kopi Luwak adalah seduhan kopi menggunakan biji kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak/musang kelapa. Biji kopi ini diyakini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak. Kemasyhuran kopi ini di kawasan Asia Tenggara telah lama diketahui, namun baru menjadi terkenal luas di peminat kopi gourmet setelah publikasi pada tahun 1980-an
Asal mula kopi luwak terkait erat dengan sejarah pembudidayaan tanaman kopi di Indonesia. Pada awal abad ke-18, Belanda membuka perkebunan tanaman komersial di koloninya di Hindia Belanda terutama di pulau Jawa dan Sumatera. Salah satunya adalah perkebunan kopi arabika dengan bibit yang didatangkan dari Yaman. Pada era "Tanam Paksa" atau Cultuurstelsel (1830—1870), 



Belanda melarang pekerja perkebunan pribumi memetik buah kopi untuk konsumsi pribadi, akan tetapi penduduk lokal ingin mencoba minuman kopi yang terkenal itu. Kemudian pekerja perkebunan akhirnya menemukan bahwa ada sejenis musang yang gemar memakan buah kopi, tetapi hanya daging buahnya yang tercerna, kulit ari dan biji kopinya masih utuh dan tidak tercerna.
Biji kopi dalam kotoran luwak ini kemudian dipunguti, dicuci, disangrai, ditumbuk, kemudian diseduh dengan air panas, maka terciptalah kopi luwak. Kabar mengenai kenikmatan kopi aromatik ini akhirnya tercium oleh warga Belanda pemilik perkebunan, maka kemudian kopi ini menjadi kegemaran orang kaya Belanda. Karena kelangkaannya serta proses pembuatannya yang tidak lazim, kopi luwak pun adalah kopi yang mahal sejak zaman kolonial.

Apa bedanya gula Jawa, gula Aren dan Palm Sugar ?


1. Gula Jawa
Gula Jawa merupakan salah satu gula yang kerap dipakai dalam masakan kuliner Indonesia. Di Malaysia namanya Gula Melaka. Warnanya khas yaitu cokelat gelap kemerah-merahan dan jenis gula ini sering disebut sebagai gula merah. Gula Jawa banyak dijual dalam bentuk silinder kecil yang padat. Gula ini terbuat dari sari pohon kelapa atau getah palma. Biasanya gula Jawa banyak ditemukan pada jajanan tradisional Indonesia seperti, getuk dan gemblong.
2. Gula Aren
Banyak orang yang sering terkecoh sama gula aren dan mengiranya sebagai gula Jawa. Gula aren sendiri terbuat dari nira pohon enau yang diolah secara tradisional dan dicetak dengan batok kelapa. Namun ada juga yang bentuknya silinder seperti gula Jawa. Untuk membedakannya dengan gula Jawa sebenarnya cukup mudah, kamu hanya perlu melihat dari segi warnanya saja, karena gula aren memiliki warna yang lebih cerah dan kekuningan. Selain itu, berbeda dengan gula Jawa yang teksturnya lebih keras, gula aren memiliki tekstur yang lebih empuk. Cita rasa gula aren tergolong lebih manis dan ketika dicairkan teksturnya lebih legit. Biasanya gula ini banyak ditemukan pada kuliner berkuah seperti wedang ronde, cendol dan kolak.
3. Gula Palem (Palm sugar)
Gula yang satu ini sebenarnya memiliki bentuk dan tekstur yang berbeda. Gula yang juga sering disebut gula pasir cokelat ini mempunyai tekstur yang mirip dengan gula pasir, namun lebih halus dengan warna kecokelatan. Selain disebut gula pasir cokelat, ada juga yang menyebutnya dengan nama gula semut. Gula ini terbuat dari nira atau sari batang tumbuhan palem. Aromanya yang sangat khas dan wangi, membuatnya sering dipakai dalam campuran makanan manis seperti kue tradisional ataupun kue modern

SUSI PUDJIASTUTI : UNTOLD STORY



1. Susi adalah anak sulung dari keluarga Haji Karlan yg kaya raya dan jadi tuan tanah di Pangandaran. Meskipun orang tuanya kaya raya, Susi dan saudara-saudaranya tidak pernah dimanjakan oleh orangtuanya. Susi sudah jualan dadar gulung keliling kampung sejak SMP. Adiknya jualan bensin eceran.
2. Susi dikenal cemerlang di bidang akademik sejak kecil. Ia berhasil masuk ke SMA favorit di Jogja. Saat SMA saja buku bacaannya sudah berat-berat, misal buku filsafat dan politik berbahasa Inggris. Sayangnya Susi sakit-sakitan dan sering pingsan di sekolah. Selain karena kondisi kesehatan, Susi juga merasa bahwa bersekolah itu tidak cocok untuknya, sehingga akhirnya ia memutuskan untuk drop out di kelas 2 SMA.
3. Setelah berhenti sekolah, berbekal uang 750 ribu hasil menjual perhiasan, Susi mulai menjadi bakul ikan. Kemampuannya makin terasah setelah berjualan ikan bersama suami pertamanya, Yoyok. Meski mereka akhirnya bercerai.
4. Sebagai bakul, Susi dikenang oleh para nelayan karena ia tidak menekan harga dan menawar serendah-rendahnya agar mendapat keuntungan besar. Sebaliknya, Susi justru selalu membeli ikan dg harga tinggi. Bahkan pelelangan ikan tidak akan dimulai sebelum Susi atau pegawainya datang. Susi memang ingin agar kehidupan nelayan bisa menjadi lebih baik.
5. Tahun 1996 Susi mendirikan pabrik pengolahan ikan yg hasilnya diekspor hingga ke luar negeri. Sejak 1999 Susi mengajukan proposal pendanaan untuk membeli pesawat terbang, karena ia ingin agar ikan-ikannya bisa diangkut dengan cepat. Baru di tahun 2004 ide gila itu terwujud dan Susi bisa membeli sebuah Cessna Caravan seharga 20 milyar dg pinjaman bank.
6. Tanggal 26 Desember 2004 terjadi tsunami di Aceh. Di saat orang lain masih rapat tentang pemberian bantuan, Susi sudah bergerak ke Aceh. Pesawat Susi Air tercatat sebagai pesawat pertama dari luar Aceh yg menembus lokasi tsunami dua hari setelah kejadian. Pesawatnya mendarat di pulau Simeulue yg terdekat dengan pusat gempa. Pesawat Susi Air juga menjadi yang pertama berani mendarat di Lhokseumawe 5 hari setelah kejadian, padahal saat itu tidak ada pesawat yang berani ke sana karena runway retak. Pesawat Susi pula yg pertama mendarat di Meulaboh. Sebelum mendarat mereka terbang rendah sambil melihat situasi runway. Kedatangannya sangat penting karena berdasarkan laporannya lah diketahui bahwa landasan Meulaboh hanya mengalami kerusakan ringan, sehingga pesawat-pesawat lain yang membawa bantuan berani masuk. Pesawat yang dipakai Susi ke Aceh adalah pesawat miliknya satu-satunya (ketika itu). Plus itu adalah pesawat baru yang belum diasuransikan. Kalau sampai terjadi kecelakaan, ia akan totally lost. Tapi resiko tinggi berani ia ambil demi membantu orang lain.
7. Tidak hanya memberi bantuan logistik pasca tsunami. Susi benar-benar berperan besar dalam memulihkan kehidupan masyarakat Simeulue. Susi membangun tenda di pasir pantai agar nelayan berani kembali ke kampungnya lagi. Awalnya warga masih takut dan mereka dituduh gila. Susi terus berupaya mendampingi nelayan setempat agar kembali berani melaut. Saat itu nelayan di sana masih trauma, alat-alat penangkap ikan pun hancur semua. Susi kemudian mengirim nelayan-nelayan asal pangandaran ke Simeulue untuk berbagi pengetahuan, lengkap dengan pemberian 20 perahu dan alat penangkap ikan. Juga bensin gratis. Nelayan setempat diajari cara menangkap lobster. Lalu lobsternya dibeli oleh Susi. Awalnya harga pasaran lobster di sana sekitar 30-45 ribu/kg. Bukannya senang, Susi malah keberatan dan menganggap harga itu terlalu rendah. Susi minta agar semua dibeli dengan harga 80 ribu/kg. Karena harga yang tinggi, warga berbondong-bondong kembali melaut. Prinsip Susi, cari untung tetap perlu, tapi jangan terlalu banyak agar nelayan bisa hidup dengan baik. Tidak heran masyarakat setempat menganggap Susi sebagai penyelamat mereka. ðŸ˜ƒ
8. Saat mengangkut hasil laut, biasanya ada beberapa bangku yang kosong di pesawat. Bangku-bangku ini diperebutkan karena gratis. Dari situlah, Susi Air berkembang menjadi maskapai reguler pengangkut orang juga (dan bukan hanya ikan). Tahun 2005, Susi sudah memiliki 3 pesawat sehingga bisa memulai penerbangan berjadwal dari Medan ke beberapa tempat.
9. Pada tahun 2014, armada Susi Air sudah berjumlah 49 unit. Sayangnya sulit mendapatkan pilot Indonesia yg mau bergabung. Pilot-pilot Indonesia tidak berminat masuk Susi Air karena mereka merasa lebih bergengsi menerbangkan Boeing atau Airbus. Mereka juga gak berminat terbang ke pelosok-pelosok Indonesia. Pilot asing justru sangat antusias bekerja di Susi Air. Mereka suka alam Indonesia yang eksotis. Dari 179 pilot di Susi Air di tahun 2014, 175 orang adalah pilot asing. Bayangkan, bos yang seorang wanita Indonesia mempekerjakan begitu banyak 'bule' ðŸ˜„.
10. Susi sangat memperhatikan masalah lingkungan sejak puluhan tahun lalu. Ia meminta nelayan agar lubang jaring dibuat besar sehingga anak-anak ikan tidak tertangkap. Ia minta agar nelayan tidak menangkap lobster yg sedang bertelur. Ketika nelayan tak juga 'menurut', akhirnya Susi membeli semua lobster yg ditangkap nelayan, lalu melepas lagi lobster-lobster yg bertelur itu ke laut! Ikan langka juga ia beli dengan harga mahal untuk dilepas kembali ke laut. Susi juga sangat peduli dan punya kegelisahan besar terhadap kerusakan lingkungan. Ia sering mengambil foto-foto illegal logging, illegal mining dan illegal fishing dari atas pesawatnya.
Pencapaian-pencapaian Susi memang tak lepas dari sifatnya yg seorang pekerja keras. Di kamus Susi, kata orang2 dekatnya, tidak ada kata "tidak bisa". Sebelum menyuruh orang lain melakukan sesuatu, ia harus melakukan dan menguasainya lebih dahulu.
Lalu bagaimana kita? Sudahkah kita berguna dan berbuat sesuatu untuk orang banyak? Atau kita hanya bisa nyinyir dan menghujat pihak lain, sementara kontribusi kita ke masyarakat masih nol?

Sejarah Lampu Petromax







Dulu di Indonesia, sebelum ada merk Butterfly dan lain-lain, lampu petromax yang terkenal adalah merk Stormking. Lalu seperti orang menyebut pompa air sebagai Sanyo, di beberapa daerah lampu petromax ini disebut juga sebagai lampu stormking. Lafal di daerah tertentu menyebutnya "strongkeng". Padahal, Petromax itu awalnya juga adalah merk dagang untuk lampu tersebut.
Awalnya, Max Graetz, presiden perusahaan Ehrich & Gratez di Jerman, ingin menciptakan sebuah alat penerangan dengan bahan bakar parafin untuk dijadikan produk baru di perusahaannya. Selanjutnya, Graetz menemukan proses untuk membuat gas keluar dari parafin, memiliki energi kalor yang sangat tinggi dan bisa membuat api biru yang sangat panas.


Graetz kemudian merancang lampu bertekanan, yang bekerja dengan uap parafin.
Sebuah jaring-jaring keramik (terbuat dari campuran dari oksida-oksida logam yang mirip sekali dengan kandungan tanah liat – yang sekarang dikenal dengan kaus lampu) dipanaskan dengan spiritus. Kemudian parafin ditekan dengan pompa tangan di dalam tangki tertutup (yang terletak di bawah jaring-jaring keramik) agar bisa mengalir melalui pipa yang mengarah pada jaring-jaring tersebut.
Parafin tersebut akan menguap (karena posisi pipa yang sangat dekat dengan jaring-jaring yang dibakar spiritus tadi) dan menjadi bahan bakar jaring-jaring keramik sehingga menghasilkan cahaya yang terang. Selama pasokan gas parafin dari tangki terus mengalir, jaring-jaring keramik atau kaus lampu akan terus berpijar menghasilkan cahaya.
Bila tekanan habis, terdapat sebuah pompa tangan yang berguna untuk menambah tekanan uap parafin ke kaus lampu.


Pada 5 November 1920, nama Petromax telah didaftarkan sebagai merek dagang. Sejak saat itu, lampu Petromax diproduksi secara masal dalam berbagai spesifikasi dan ukuran. Tidak hanya di Jerman, Petromax menjadi lampu yang sangat populer ke berbagai penjuru dunia.
Kepopuleran tersebut membuat nama Petromax menjadi nama generik (nama umum) untuk menyebut lampu dengan bahan bakar parafin. Desain dan cara kerja lampu Petromax sekarang banyak diadaptasi oleh berbagai pihak untuk membuat produk lampu dengan berbagai merek, antara lain Stormking, Butterfly, Zeppelin dan sebagainya.


10 Kota di Indonesia dengan biaya hidup Termurah




Indonesia memang terkenal dengan keragamannya. Di setiap kota selalu ada saja hal unik yang dapat kita jumpai, entah itu makanan khasnya, kerajinan tradisionalnya, tradisi budayanya, hingga perilaku masyarakatnya yang berbeda-beda.
Berdasarkan data dari BPS atau Badan Pusat Statistik, kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia adalah Kota Jakarta. Bahkan rata-rata biaya hidup di kota ini berada jauh di atas rata-rata biaya hidup nasional. Namun jika ada kota dengan biaya hidup mahal, tentu ada kota dengan biaya hidup termurah di Indonesia. Mau tahu apa saja kota tersebut? Berikut informasinya:
💥1. solo
Kota dengan biaya hidup termurah pertama di Indonesia jatuh kepada Kota Solo. Kota yang pernah dipimpin oleh Presiden Jokowi ini merupakan salah satu kota yang dikenal dengan tempat tujuan Wisata dan terkenal dengan biaya hidup yang sangat murah. Dengan modal Rp 7 ribu saja kamu bisa menikmati makanan lengkap seperti nasi, sayur dan gorengan. Transportasi di kota ini juga sangat murah, kamu dapat berpergian dengan bus Trans Solo atau bus umum dengan biaya Rp 3 ribu hingga Rp 15 ribu. Dengan biaya bulanan Rp 500 ribu hingga 700 ribu saja kamu sudah dapat hidup layak di kota ini.
💥2. Cirebon
Di kota yang terkenal dengan udang rebonnya ini Anda bisa saja menemukan angkringan yang menjual nasi kucing seharga Rp1500. Untuk itu, pengeluaran rata-rata per bulan kota ini hanya mencapai angka Rp600 – 800 ribu. Namun sayangnya, kota ini kurang diminati oleh anak muda karena memang minimnya jumlah perguruan tinggi. Padahal dengan ringannya biaya yang dikeluarkan, pasti kota ini akan menjadi kota yang menarik bagi para anak rantau.
💥3. Sibolga
Kota yang memiliki keindahan alam di Sumatera ini tergolong kota termurah di Indonesia. Hal ini disebabkan pengeluaran rata-rata penduduknya dalam waktu satu bulan hanya berkisar antara Rp1 – 1,5 juta. Kota ini pun cocok untuk dijadikan pilihan wisata karena memiliki pantai dan lereng yang menghadap ke pegunungan.
💥4. Purwokerto
Untuk hidup di Kota Purwokerto, Anda cukup menyiapkan biaya hidup sekitar Rp1 juta. Tidak hanya itu, kota ini juga cocok untuk dijadikan tujuan berlibur karena terdapat banyak destinasi wisata. Anda tidak perlu khawatir karena harga tiket masuk ke tempat wisata tersebut sangat terjangkau.
💥5. Yogyakarta
Di peringkat kelima, ada kota Yogyakarta yang dinobatkan sebagai kota dengan biaya hidup termurah di Indonesia. Makanya kota ini sering didatangi oleh mahasiswa dari luar Yogyakarta untuk kuliah. Selain bisa mendapatkan pendidikan yang bagus, biaya hidup di sana juga terjangkau untuk kantung mahasiswa. Di kota ini Anda akan menemukan banyak penjual makanan yang harganya mulai dari Rp5000.
💥6. Banyuwangi
Kota yang memiliki julukan The Sunrise of Java ini tergolong memiliki biaya hidup termurah di Indonesia. Untuk satu keluarga yang terdiri dari empat orang, cukup menghabiskan biaya hidup sekitar Rp3 juta.
💥7. Kudus
Kota yang terkenal sebagai penghasil rokok di Jawa Tengah ini tergolong kota yang memiliki biaya hidup termurah. Dalam satu bulan, sebuah keluarga hanya pelu mengeluarkan biaya sebesar kurang lebih Rp3 juta.
💥8. Singaraja
Kota Singaraja merupakan sebuah kota yang berada di Bali yang memiliki biaya hidup murah di Indonesia. Sebuah keluarga yang terdiri dari empat orang hanya perlu mengeluarkan sekitar Rp3,1 juta dalam waktu satu bulan. Pesona wisata di kota ini sangatlah banyak sehingga tempat ini menjadi cocok untuk dijadikan pilihan tempat tinggal atau bahkan tempat berlibur.
💥9. Metro
Salah satu kota yang berada di Lampung yang tergolong memiliki biaya hidup termurah adalah Kota Metro. Kota ini bukanlah kota kecil, melainkan kota besar dan terpenting kedua di Provinsi Lampung. Tidak berbedadengan Singaraja, keluarga yang tinggal di kota Metro juga hanya membutuhkan biaya sekitar Rp3,1 juta dalam waktu sebulan.
💥10. Probolinggo
Kota yang hanya berjarak 100 km dari Kota Surabaya ini termasuk kota dengan biaya hidup termurah. Untuk dapat bertahan hidup, sebuah keluarga cukup mengeluarkan biaya Rp3,2 juta dalam kurun waktu satu bulan.
* nah itu guys daftar kota2 dgn biaya hidup termurah di Indonesia bagaimana dgn daerah atau kota tempat tinggalmu?